review-film-going-in-style

Review Film Going in Style. Going in Style tetap menjadi salah satu komedi ringan yang paling menghibur sekaligus menyentuh tentang pensiun dan persahabatan di usia senja. Dirilis pada 2017 sebagai remake dari film tahun 1979, versi modern ini berhasil menarik perhatian karena menggabungkan elemen heist comedy klasik dengan sentuhan hangat tentang solidaritas antar lansia. Cerita berpusat pada tiga sahabat pensiunan—Joe, Willie, dan Albert—yang kehilangan tabungan pensiun mereka karena kesalahan bank. Dengan tagihan yang menumpuk dan masa depan yang suram, mereka memutuskan untuk merampok bank yang sama yang menghancurkan hidup mereka. Film ini tidak mengejar ketegangan tinggi seperti film heist biasa; ia lebih fokus pada humor sehari-hari, kehangatan persahabatan, dan refleksi ringan tentang hidup di usia pensiun. Hasilnya adalah tontonan yang mudah dinikmati tanpa terasa berat. BERITA BASKET

Penampilan Trio Utama yang Menjadi Kekuatan Utama: Review Film Going in Style

Morgan Freeman sebagai Joe memimpin dengan karisma alami yang tenang—pria yang bijaksana tapi tetap punya sisi nakal. Ia membawa rasa kepemimpinan yang hangat, membuat penonton langsung percaya bahwa rencana gila ini bisa berhasil karena ada Joe di belakangnya. Michael Caine sebagai Albert memberikan sentuhan humor yang paling ringan dan relatable—seorang pria yang selalu cemas tapi tetap setia pada teman. Caine berhasil membuat karakter yang bisa saja jatuh ke klise menjadi sangat manusiawi melalui ekspresi wajah dan timing komedi yang sempurna.

Alan Arkin sebagai Willie adalah elemen kejutan terbesar—pria tua yang sarkastis, cerewet, dan tidak takut mengatakan apa adanya. Ketiganya menciptakan chemistry yang terasa seperti persahabatan sungguhan: saling menggoda, saling mendukung, dan saling menyelamatkan tanpa perlu kata-kata besar. Penampilan mereka bukan tentang aksi heroik, melainkan tentang bagaimana tiga orang tua biasa menemukan kembali semangat hidup melalui petualangan kecil yang berisiko. Kehadiran mereka membuat film ini terasa hangat dan autentik, bukan sekadar komedi ringan.

Narasi yang Ringan tapi Punya Hati: Review Film Going in Style

Film ini tidak terlalu bergantung pada plot heist yang rumit. Rencana perampokan dibuat sederhana dan penuh kekonyolan—mereka belajar dari video tutorial online, berlatih dengan pistol mainan, dan sering gagal dengan cara yang lucu. Humornya berasal dari situasi sehari-hari: Ove yang kesulitan memakai masker ski, atau Willie yang hampir tertangkap karena lupa nama bank. Namun di balik tawa, ada lapisan emosional yang lebih dalam: ketakutan akan kemiskinan di usia pensiun, rasa bersalah karena tidak bisa memberikan masa depan yang baik untuk cucu, dan keinginan untuk tetap relevan meski sudah tua.

Adegan-adegan kecil menjadi yang paling berkesan: ketika ketiganya duduk di teras sambil minum kopi dan membicarakan hidup, atau saat Joe menari dengan cucunya di pesta ulang tahun. Film ini berhasil menyeimbangkan komedi slapstick dengan momen-momen hangat tentang persahabatan dan keluarga tanpa terasa dipaksakan. Penggambaran pensiun yang realistis—tagihan yang menumpuk, tabungan yang hilang, dan rasa takut menjadi beban—terasa sangat dekat dengan kenyataan banyak orang.

Dampak Emosional dan Pesan yang Ditinggalkan

Film ini tidak memaksa penonton menangis dengan adegan dramatis. Emosinya datang dari akumulasi momen kecil yang terasa sangat nyata: senyum tipis Ove saat melihat cucunya bahagia, tatapan Joe yang penuh penyesalan saat bicara tentang istri, atau saat ketiganya duduk diam di mobil setelah “petualangan” mereka. Akhir film yang terbuka namun penuh harapan kecil—tanpa resolusi dramatis—meninggalkan rasa hangat yang lama tertinggal.

Pesan utama film ini adalah tentang solidaritas di usia senja dan kekuatan persahabatan untuk mengatasi kesulitan. Ia mengingatkan bahwa pensiun bukan akhir hidup, melainkan kesempatan untuk menemukan kembali tujuan, bahkan melalui cara yang tidak konvensional. Film ini juga menyentuh isu nyata seperti kerentanan finansial lansia dan pentingnya dukungan sosial di masa tua. Di tengah banyak film komedi yang mengandalkan slapstick semata, Going in Style memilih jalan yang lebih hangat dan bermakna.

Kesimpulan

Going in Style adalah film komedi yang ringan tapi punya hati—menggabungkan humor cerdas dengan pesan mendalam tentang persahabatan, penuaan, dan keberanian mengambil risiko di usia senja. Penampilan luar biasa dari Morgan Freeman, Michael Caine, dan Alan Arkin membuat film ini terasa seperti reuni sahabat lama yang hangat dan lucu. Ia tidak menawarkan plot heist rumit atau akhir yang terlalu dramatis; sebaliknya, ia memberikan tontonan yang mudah dinikmati sambil meninggalkan rasa syukur atas orang-orang di sekitar kita. Di tengah dunia yang sering mengabaikan lansia, film ini mengingatkan bahwa usia tua bisa menjadi petualangan baru—selama masih ada teman yang siap menemani. Going in Style bukan sekadar komedi tentang perampokan—ia adalah pengingat lembut bahwa hidup tetap bisa menyenangkan dan bermakna, bahkan ketika semuanya terasa sudah terlambat.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *