Film Formula E: Driver
Film Formula E: Driver

Review Jujur Film Berjudul Formula E: Driver. Formula E: Driver (2025) muncul sebagai docuseries motorsport paling segar dan autentik di akhir tahun ini, tayang perdana di Prime Video pada 2 Mei 2025 (season 1) dan season 2 pada 28 November 2025. Diproduksi Astronaut Films, seri empat episode per season ini memberikan akses tanpa filter ke kehidupan empat pembalap Formula E selama musim 10 (2024) dan 11 (2025): António Félix da Costa (Porsche/Jaguar), Mitch Evans (Jaguar), Jake Dennis (Andretti), dan Dan Ticktum (Cupra KIRO), plus tambahan seperti Pascal Wehrlein, Oliver Rowland, dan Taylor Barnard di season 2. Dengan rating IMDb 8.1 dan pujian luas sebagai “Drive to Survive” versi Formula E yang lebih jujur, seri ini fokus pada tekanan tinggi, emosi mentah, dan realitas balap listrik tanpa terlalu banyak drama buatan. Cocok bagi penggemar motorsport yang ingin tahu sisi manusia di balik kecepatan.

Sinopsis Film Formula E: Driver dan Akses Langsung ke Balik Layar

Setiap episode mengikuti perjalanan pembalap sepanjang musim, dari persiapan hingga race day di sirkuit kota ikonik seperti Monaco, London, Shanghai, dan Berlin. Season 1 menyoroti António Félix da Costa yang berjuang pertahankan mimpi Porsche, Mitch Evans yang kejar gelar, Jake Dennis sebagai review film juara bertahan, dan Dan Ticktum yang reputasinya sebagai “bad boy” mengancam kursi balapnya. Season 2 lanjut dengan rivalitas baru, seperti Pascal Wehrlein vs da Costa (eks tim Porsche yang kini rival), serta Ticktum yang terus perjuangkan posisi. Aksesnya luar biasa: kamera masuk garasi, cockpit, rapat strategi, dan momen pribadi seperti keluarga serta tekanan mental. Kita lihat kalkulasi energi, keputusan Attack Mode, dampak Safety Car, hingga emosi pasca-kecelakaan atau kemenangan. Tidak seperti banyak docuseries yang terlalu disutradarai, ini terasa raw—lengkap dengan bahasa kasar, air mata, dan frustrasi asli.

Performa Pembalap sebagai “Bintang” dan Produksi

Pembalap jadi bintang sejati: Dan Ticktum paling mencuri perhatian dengan kepribadian blak-blakan, sarkastik, dan rentan—dari ledakan amarah hingga momen haru bersama ibunya yang mengingat masa lalu kontroversialnya. António Félix da Costa tampil bijak tapi emosional, Mitch Evans fokus dan gigih, sementara Jake Dennis bawa aura juara yang tertekan. Season 2 tambah dinamika rivalitas Wehrlein-da Costa yang intens. Produksi memukau: onboard camera 9 sudut, slow-motion aksi, dan editing yang cepat bikin penonton merasakan adrenalin. Musik dan narasi mendukung tanpa over, plus wawancara mendalam yang buat karakter terasa manusiawi. Dibanding Drive to Survive, ini lebih pendek (4 episode per season), fokus pada 4-5 pembalap saja, sehingga lebih dalam dan kurang sensasional.

Kelebihan dan Kekurangan Film Formula E: Driver

Kelebihan utama adalah kejujuran dan kedalaman: seri ini tunjukkan sisi gelap motorsport—tekanan mental, risiko kehilangan kursi, dan perjuangan fisik di balap listrik yang unik (strategi energi, suhu baterai). Aksesnya tak tertandingi, bikin penonton paham kenapa Formula E beda dari F1: lebih kompetitif, kota-based, dan ramah lingkungan. Banyak puji ini sebagai “best motorsport docuseries” 2025 karena emosi autentik dan drama alami (air mata di final London jadi highlight). Kekurangan: durasi episode sekitar 45-60 menit terasa panjang bagi yang bukan fans hardcore, dan fokus pada sedikit pembalap bisa bikin penggemar driver lain kecewa (misalnya kurang Rowland atau Pascal di season 1). Beberapa bilang terlalu “melodramatis” di momen emosional, tapi itu justru yang bikin relatable.

Kesimpulan

Formula E: Driver adalah docuseries motorsport yang sukses besar di 2025—jujur, immersif, dan penuh emosi tanpa terasa dibuat-buat. Dengan akses luar biasa ke pembalap seperti Ticktum yang kompleks, da Costa yang gigih, dan rivalitas baru di season 2, seri ini jadi cara terbaik pahami dunia Formula E: cepat, strategis, dan sangat manusiawi. Meski durasi panjang dan fokus terbatas bisa jadi kekurangan bagi sebagian, kelebihannya jauh lebih besar—terutama bagi yang ingin tahu sisi di balik helm. Cocok ditonton marathon, terutama kalau kamu penggemar balap atau penasaran dengan motorsport listrik. Prime Video berhasil bikin seri yang bikin ketagihan—semoga ada season 3! Selamat streaming, dan siap-siap ikut deg-degan bareng para driver!

Baca Selengkapnya…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *